Login


Username
Password
(Huruf bsr & kcl berpengaruh)

Register
Lupa Password
Home
Kontak Kami
Cara Pembayaran
Pertemuan Anggota / Ta'aruf
Beritahu Teman
FAQ
Foto Pernikahan Anggota
Peraturan
Kegiatan Sosial
Yatim-Piatu
Anggota sedang Online
Anggota telah menikah (Sukses)
Statistik Situs
Visitors :760291 Users
Month : 5190 Users
Today : 234 Users
Online : 3 Users

Aku Takut Menikah.. [Karena Belum Cocok]

Jumat, 09 Nopember 07 - oleh : Haris

Mungkin pula sudah lulus, sudah kerja, sudah berusaha cari calon
pasangan tapi merasa belum menemukan pasangan yang cocok, sehingga
belum jadi menikah pula, padahal sudah hampir tidak tahan ! Ini juga
merupakan masalah yang bisa datang dari kedua belah pihak, baik pihak
pemuda maupun pemudi.

Kecocokan memang diperlukan. yang jadi pertimbangan dasar dan awal
tetntu saja faktor agama, yaitu aqidah dan akhlaknya. Allah
berfirman, yang artinya "Mereka (perempuan-perempua

n mukmin) tidak
halal bagi laki-laki kafir. Dan laki-laki kafir pun tidak halal bagi
mereka." (Al-Mumtahanah : 10) Rasulullah juga bersabda, "Wanita itu
dinikahi karena 4 hal : karena kecantikannya, karena keturunannya,
karena kekayaannya, dan karena agamanya. Menangkanlah dengan memilih
agamanya maka taribat yadaaka (kembali kepada fitrah atau
beruntung)." (HR. Al-Bukhari, Muslim, dan lain-lain)

Keadaan yang lain adalah nomor dua setelah pertimbangan agama. Namun
kebanyakan di sinilah ketidakcocokannya. Sudah dapat yang agamanya
bagus tapi kok nggak cocok pekerjaannya, nggak cocok latar belakang
pendidikannya, nggak cocok hobinya, warna matanya kok begitu, pakai
kacamata, kok hidungnya…dan lain-lain.

Kalau mau mencari kekurangan tiap orang pasti punya kekurangan karena
tidak ada manusia yang diciptakan secara sempurna. Sudah cantik,
kaya, keturunan bangsawan, pandai, rajin, keibuan, penyayang, tidak
pernah berbuat salah.

Ketika seorang pemuda atau pemudi sudah mau menikah, memang
seharusnya cari tahu dulu tentang calon pasangan hidupnya ke
sahabatnya, saudaranya atau ustadznya, atau yang lainnya, baik
kelebihan maupu kekurangannya. Jika sudah tahu, tanyakan pada diri
sendiri, apakah bisa menerima dan memaklumi kekurangan serta
kelebihan si dia. Rasulullah bersabda, yang artinya, "Janganlah
seorang mukmin laki-laki membenci mukmin perempuan. Bila dia
membencinya dari satu sisi, tapi akan menyayang dari sisi lain."
(HR.Muslim)

Jadi, jangan hanya melihat kekurangannya saja, tapi juga perlu
melihat kelebihannya. Ketika kekurangan sudah bisa diterima,
kelebihan akan lebih bisa menimbulkan perasaan suka. Karena itu,
jangan sampai sulit nikah karena dibikin sendiri.

kirim ke teman | versi cetak

Berita Artikel Lainnya

Istri Shalihah, Keutamaan dan Sifat-Sifatnya
Ikhlas dalam berumah tangga
Wanita Seperti Apa yang Kau Cari ??
Menumbuhkan Suasana Ibadah di dalam Rumah
Permisalan Wanita yang Baik Bagi Insan Beriman